KOALISI INDONESIA UNTUK KEPENDUDUKAN & PEMBANGUNAN KABUPATEN PRINGSEWU DIKUKUHKAN

PRINGSEWU – Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan Kabupaten Pringsewu periode 2017-2021 dikukuhkan dan dilantik oleh Ketua Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan (pusat) Prof.Drh.M.Rizal Martua Damanik, M.RepSc., Ph.D. yang juga menjabat sebagai Deputi Bidang Pengembangan Substansi Pembangunan Kependudukan BKKBN Pusat.

Koalisi Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan ini merupakan organisasi yang menjadi wadah atau sarana untuk memberikan sumbangsih pemikiran untuk masalah-masalah kependudukan. Acara pengukuhan organisasi yang diketuai oleh Drs.Hi.Wanawir A.M., M.M.,didampingi wakil ketua Hi.Auladi Rosyad, sekretaris dr.Nofli Yurni, wakil sekretaris Fatoni, S.E., M.M., bendahara Diniyati Mardiningsih, S.K.M., M.Kes., serta wakil bendahara Eka Yulia Afida, S.I.P., dengan dilengkapi sejumlah komisi ini digelar di aula utama kantor sekretariat Pemkab Pringsewu, Selasa (10/10).

Bupati Pringsewu Sujadi berharap Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan Kabupaten Pringsewu dapat bersinergi dengan Pemkab Pringsewu, sehingga dapat tercipta laju pembangunan yang terarah dan terpadu.

Sujadi juga mengungkapkan Pringsewu merupakan kabupaten dengan tingkat kepadatan penduduk cukup tinggi di Provinsi Lampung, akibat pertumbuhan ekonomi yang selalu meningkat setiap tahunnya, sehingga dibarengi dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang sedemikian tinggi, baik akibat arus urbanisasi maupun pertumbuhan alami lainnya. “Pertumbuhan penduduk Pringsewu yang selalu meningkat setiap tahunnya ini harus disikapi bersama. Jika jumlah penduduk yang semakin meningkat tidak diimbangi dengan kualitas SDM, tentunya dapat menimbulkan berbagai masalah kompleks,” katanya.

Menurut Sujadi, Pringsewu yang merupakan wilayah heterogen dengan bermacam-macam sukubangsa, budaya dan agama, jika dapat di-manage secara benar, tentunya dapat menjadi asset yang sangat berharga bagi Pringsewu sendiri, dan bahkan bagi bangsa dan negara secara keseluruhan.

Ketua Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan (pusat) yang juga Deputi Bidang Pengembangan Substansi Pembangunan Kependudukan BKKBN Pusat.Prof.Drh.M.Rizal Martua Damanik, M.RepSc., Ph.D. dalam sambutannya mengatakan Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan berdiri pada tanggal 4 Agustus 2003, yang terdiri dari unsur pemerintahan, serta unsur masyarakat lainnya yang memiliki visi dan misi serta komitmen terhadap pembangunan kependudukan.

Damanik juga mengingatkan kepada pengurus koalisi yang dilantik untuk dapat segera meningkatkan pengetahuan kependudukan, melakukan advokasi tentang kependudukan, mendaftarkan ke Kesbangpol setempat sekaligus membentuk KMK, serta program kampung KB.

Acara pengukuhan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Pringsewu DR.Hi.Fauzi, S.E, M.Kom., Akt., C.A., Kepala BKKBN Provinsi Lampung Dra.Hj.Paulina, ketua Koalisi Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan Provinsi Lampung Drs.Buchori Asyik, M.Si., ketua dan jajaran pengurus Koalisi Kependudukan kabupaten/kota, serta perwakilan OPD terkait dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran, Tanggamus, dan Pemerintah Kota Bandar Lampung. (Sumber : © Isnanto Hapsara/ Atok)

Leave a Reply