Bupati Pringsewu Hantarkan 350 Mahasiswa Universitas Sai Bumi Ruwa Jurai Yang Selesai KKN

PRINGSEWU – Sebanyak 350 mahasiswa Universitas Sai Bumi Ruwa Jurai (USBRJ) Bandar Lampung yang selesai melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 15 pekon di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, ditarik kembali oleh pihak kampus.

Prosesi penarikan secara simbolis digelar di aula utama kantor sekretariat Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Jumat (20/4), dihadiri oleh Bupati Pringsewu Hi.Sujadi dan jajaran USBRJ Bandar Lampung, baik pembina yayasan, para dekan, dosen pembimbing, para mahasiswa, jajaran pemkab, camat serta kepala pekon.

Menurut Ketua Pembina Yayasan Universitas Sai Bumi Ruwa Jurai Bandar Lampung Drs.Hi.Subki E. Harun, ada kesan baik selama para mahasiswa USBRJ melakukan KKN selama 45 hari di Kabupaten Pringsewu, dimana bupati Pringsewu sendiri telah meminta agar tahun depan wilayahnya dapat menjadi tujuan KKN kembali.

“Saya atas nama Universitas Sai Bumi Ruwa Jurai mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Pringsewu yang telah menerima kami dengan dengan baik selama ini,” ucapnya.

Lebih lanjut diungkapkan mantan wagub Lampung ini, bahwa para mahasiswa selama berkegiatan di Kabupaten Pringsewu hanya bermodalkan otak dan tenaga. “Dari 15 pekon yang menjadi lokasi KKN, ada 3 pekon yang kami unggulkan, yakni Pekon Tulungagung, dimana mahasiswa telah membuat penjernihan air minum, kemudian di Pekon Blitarrejo dengan membuat jalan desa, serta di Pekon Klaten, dimana mahasiswa telah membuat sebuah peta monografi desa, mengingat selama ini pekon ini belum memiliki peta wilayah sama sekali,” ungkapnya.

Bupati Pringsewu Hi.Sujadi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh mahasiswa Universitas Sai Bumi Ruwa Jurai yang telah melaksanakan KKN sekaligus melakukan banyak hal positif di Kabupaten Pringsewu. “Kehadiran para mahasiswa yang tentunya masih memiliki idealisme ini, menjadi support bagi pemerintah daerah dan juga pekon,” ujarnya.

Dikatakan bupati, kesuksesan sebuah pembangunan, adalah adanya kesinambungan program serta sinergitas, khususnya antara Pemerintah Kabupaten Pringsewu dengan USBRJ, serta perlunya tindak lanjut dari program-program yang ada.

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan saling tukar cinderamata antara Bupati Pringsewu dengan rektorat USBRJ. Serta penyerahan peta monografi Pekon Klaten. Turut hadir pula pembina USBRJ lainnnya, yakni Ir.Hi.Jafar Lan Putra, yang juga mantan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung dan mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan RI. (© Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Pringsewu / Isnanto Hapsara / Informasi Publik / Hasbie)

Leave a Reply