MUSRENBANG TINGKAT KECAMATAN DI KABUPATEN PRINGSEWU

12 Februari 2020
73 Kali Dilihat


SUKOHARJO – Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Sukoharjo secara resmi dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Johndawadi, S.E., M.M di Balai Pekon Sukoharjo, Rabu (12/02/2020). Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DPRD Pringsewu, Anggota DPRD Pringsewu, Kepala Bappeda Pringsewu, Kepala OPD Pringsewu, Camat Sukoharjo dan Uspika Kecamatan Sukoharjo, para Kepala Pekon dan Hippun Pemekonan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh pemuda Kecamatan Sukoharjo.

Mengawali sambuatannya, Asisten II menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Kecamatan Sukoharjo yang telah menyelenggarakan acara tersebut. Musrenbang Tingkat Kecamatan ini bertujuan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap usulan rencana kegiatan pembangunan pekon, yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah di wilayah Kecamatan. Dimana berdasarkan hasil konsultasi publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten Pringsewu Tahun 2021, telah disepakati 5 (lima) prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan tahun 2021, yaitu :

  1. Pembangunan infrastruktur pelayanan dasar dan pengembangan wilayah strategis
  2. Peningkatan kualitas SDM yang sehat, cerdas dan berkarakter
  3. Pengembangan potensi unggulan daerah yang berdaya saing
  4. Pemantapan harmonisasi masyarakat dan lingkungan hidup
  5. Pemantapan kualitas pelayanan publik dan reformasi birokrasi

Pada kesempatan tersebut, Asisten II juga menyampaikan bahwa perencanaan pembangunan daerah mulai dari tingkat Pekon/ Kelurahan, tingkat Kecamatan, dan tingkat Kabupaten merupakan satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional. Kalo “Artinya adalah bahwa pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) yang selama ini telah dilaksanakan oleh pekon, baik yang langsung di transfer oleh pemerintah pusat, maupun bagi hasil dari Kabupaten, juga merupakan bagian dari APBD Kabupaten. Karena memang dananya juga telah dianggarkan melalui APBD Kabupaten.” ujarnya. (*/diskominfo/tri) 



Post Terkait





Kategori