PRINGSEWU KABUPATEN SEHAT 2019 DIVERIFIKASI TIM KEMENKES RI

Diterbitkan oleh Kabupaten Pringsewu
13 Agustus 2019
62 Kali Dilihat


PRINGSEWU - Tim Kementerian Kesehatan RI  melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pringsewu. Kedatangan tim tersebut dalam rangka verifikasi  lapangan Kabupaten/Kota Sehat (KKS), dimana Pringsewu merupakan salah satu kabupaten/kota di Provinsi Lampung yang menjadi nominator Kabupaten Sehat Tahun 2019.

Tim Verifikasi Kabupaten/Kota Sehat Kementerian Kesehatan RI yang dipimpin Calvin S.Watimena, S.K.M., M.Kes. diterima dan disambut oleh Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A., C.M.A. didampingi Ketua Tim Pembina Kabupaten Pringsewu Sehat Drs.A.Budiman P.M., M.M., Ketua Forum Kabupaten Pringsewu Sehat Ny.Hj.Ny.Nurrohmah Sujadi serta jajaran Pemkab Pringsewu di Aula Utama Lantai II Kantor Sekretariat Pemkab Pringsewu, Selasa (13/8).

Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A., C.M.A. dalam sambutannya mengatakan Pringsewu merupakan salah satu dari 13 kabupaten dan 2 kota di Provinsi Lampung, yang usianya baru 10 tahun, dimana saat ini terdiri dari 9 kecamatan dan 126 pekon (desa) serta 5 kelurahan. "Pringsewu sudah mendeklarasikan diri sebagai Kabupaten ODF pada 2017, yang merupakan salah satu tahapan yang dilakukan oleh Pemkab Pringsewu bersama kelompok masyarakat," katanya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa Pemkab Pringsewu terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan, dan upaya untuk menjadikan Pringsewu sebagai Kabupaten Sehat ini merupakan upaya terpadu pemerintah daerah bersama stakeholders.

Sementara itu, Ketua Tim Verifikasi Kabupaten/Kota Sehat Kemenkes RI Calvin S.Watimena mengatakan verifikasi yang dilaksanakan di Pringsewu ini menggunakan referensi peraturan bersama antara Mendagri dan Menkes RI  yang disepakati pada tahun 2005. "Ini bukan penilaian, tetapi hanya melihat dan memverifikasi apa yang sudah disampaikan kepada kami, atau hanya sekadar melakukan cek ulang. Berdasarkan pengalaman kami, semua kabupaten dan kota yang pernah kami kunjungi dan kami verifikasi semuanya mendapatkan penghargaan. Sehingga kami tidak ingin kabupaten dan kota yang kami verifikasi tidak mendapatkan penghargaan," ujarnya. (*/ ∆nton Hapsara/hyn)



Post Terkait





Kategori