RAPAT LOMBA INOVASI DAERAH DALAM PENYIAPAN TATANAN NORMAL BARU PRODUKTIF DAN AMAN COVID-19

Diterbitkan oleh Kabupaten Pringsewu
29 Mei 2020
226 Kali Dilihat


PRINGSEWU - Bupati Pringsewu Hi.Sujadi mengikuti Rapat Lomba Inovasi Daerah Dalam Penyiapan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 melalui Video Conference yang berlangsung di Ruang Video Conference Bupati Pringsewu, Aula Utama Kantor Bupati Pringsewu, Jumat (29/05/2020). Rapat ini diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Bupati Pringsewu Hi.Sujadi pada rapat ini didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Drs.A.Budiman PM, M.M., Kepala Pelaksana BPBD Edi S. Pamungkas, S.Sos., MM., Kadis Kominfo Drs.Samsir Kasim, M.Pd.I., Kadis Koperindag Drs.Masykur, MM., Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Drs.H.Heri Iswahyudi, M.Ag., Kepala Kantor Kemenag Pringsewu Drs.H.Marwansyah, dan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pringsewu dr.Nofli Yurni, M.Kes.

Latar belakang diadakannya lomba ini adalah Pandemi Covid-19 telah mengubah tatanan sosial dan ekonomi di seluruh dunia termasuk di Indonesia, dan merupakan permasalahan yang serius untuk segera ditangani secepatnya. Sedangkan Pandemi Covid-19 ini belum dapat dipastikan kapan dapat benar-benar berakhir, sehingga pusat dan daerah harus paralel bangkit bersama guna menciptakan suasana yang kondusif. Penanganan Pandemi Covid-19 menjadi wahana Pemerintah Daerah berinovasi guna menekan penularan, beragam bentuk inovasi perlu dilakukan pada masa Pandemi Covid-19. Rencana pelaksanaan New Normal Life membutuhkan koordinasi, kolaborasi dan kerja sama antara pemerintah dan stakeholder. Oleh karena itu, untuk memacu berbagai pemikiran dan kreatifitas Pemerintah Daerah, perlu dilaksanakan Lomba Inovasi Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19.

Tujuan dilaksanakannya lomba ini antara lain, mendorong Gerakan Nasional untuk membuat dan melaksanakan protokol Covid-19 dari, oleh, dan untuk daerah. Membuat kehidupan masyarakat, ekonomi, dan aktivitas bisnis menjadi produktif kembali. Prakondisi dalam membuat simulasi secara masif oleh Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota. Menyusun langkah Conditioning di lapangan yang belum dilakukan oleh pemangku kepentingan. Mendapatkan model Protokol Covid-19 pada 7 sektor. Dan pencegahan penyebaran Covid-19 melalui protokol kesehatan yang dibuat oleh masing-masing Pemerintah Daerah.

Menurut pimpinan rapat Mendagri Jenderal Polisi (Purn.) Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D., lomba ini dalam bentuk video singkat yang mensimulasikan kehidupan nyata New Normal di 7 (tujuh) sektor, yaitu Pasar Tradisional, Pasar Modern (Mall, Minimarket), Restoran, Hotel, PTSP, Tempat Wisata, dan Transportasi Umum. "Kriteria Penilaian terdiri dari Kesesuaian Protokol Covid-19 bobot sebesar 40%, Aplikatif/Replikasi bobot sebesar 30%, Strong Idea/Kretivitas/Kebaharuan bobot sebesar 20%, Kerjasama (Kolaborasi) bobot sebesar 10%", kata Mendagri. (diskominfo/rakhmat)



Post Terkait





Kategori