WABUP PRINGSEWU BERIKAN MOTIVASI KEPADA KWT BANDUNG BARU

Diterbitkan oleh Kabupaten Pringsewu
29 Juni 2020
61 Kali Dilihat


ADILUWIH - Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, SE., M.Kom., Akt., CA., CMA., memberikan motivasi kepada kelompok wanita tani (KWT) Pekon Bandung Baru, Kecamatan Adiluwih, Senin (29/06/2020). Turut menghadiri acara ini Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan John Drawadi, S.E., M.M., Kadis Ketahanan Pangan Ir. Iskandar Muda, Plt. Kadis Pertanian M. Maryanto, S.Pt, dan Camat Adiluwih Gandung Hartadi, S.Pd., M.M.

Wakil Bupati Pringsewu dalam sambutannya mengatakan, KWT dibentuk mempunyai tujuan tertentu, walaupun mempunyai kesibukan sebagai ibu rumah tangga yang mengurus suami, anak dan rumah, tetapi masih bisa bersosialisasi, sehingga bermanfaat dan menghasilkan tambahan perekonomian dari kerajinan atau produksi rumahan.

Wakil Bupati Pringsewu menambahkan, bahwa produk rumahan yang dihasilkan KWT bagaimana caranya dalam bentuk kemasan, dan dalam hal pemasaran bisa lebih maksimal, bisa melalui media sosial, website, toko online, dan bahkan bisa melalui Radio Pemerintah Daerah (Rapemda), tujuannya agar produk yang dipasarkan bisa dikenal masyarakat secara luas, bukan hanya dikenal oleh warga Pekon Bandung Baru dan Kabupaten Pringsewu saja, bahkan bisa sampai ke tingkat provinsi dan nasional.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Kadis Pertanian yang dalam hal ini mewakili KWT menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pringsewu yang telah mendukung program-program yang ada di KWT. Harapan kepada KWT lebih berani lagi untuk mencoba inovasi lain dalam bertanam, untuk menciptakan hasil yang lebih maksimal lagi setelah meraih peringkat ke-5 tingkat Kabupaten Pringsewu dalam lomba budidaya bawang merah di polybag. Karena prestasi tersebut, Wakil Bupati Pringsewu memberikan penghargaan dan bantuan kepada KWT Bandung Baru.

Untuk diketahui produk lain yang dihasilkan oleh KWT yaitu berupa makanan diantaranya grubi, peyek bayem, beras siger, dodol labu, pindang tongkol, pindang bandeng dan telor asin. Sedangkan untuk kain perca berupa selimut, sarung bantal, keset karakter dan tutup snack (makanan ringan). (diskominfo/ato/rakhmat)



Post Terkait





Kategori