pringsewu
Tugu Selamat Datang Kabupaten Pringsewu | FOTO : Humas Pemkab Pringsewu

 

Transportasi

Letak Kabupaten Pringsewu yang strategis di Jalur Lintas Barat yang merupakan salah satu jalur tersibuk di Provinsi lampung menuju sejumlah provinsi di pantai barat Sumatera, membuat posisi Kabupaten Pringsewu sangat potensial untuk pengembangan sektor perdagangan dan jasa, baik usaha perdagangan kecil, menengah maupun usaha perdagangan besar.
Dengan adanya sebuah terminal (Terminal Pringsewu) yang melayani baik jasa angkutan kota, angkutan perdesaan, angkutan perbatasan, serta bus antar kota dalam provinsi dan antar provinsi yang melayani masyarakat dengan jasa transportasi yang memadai, menjadikan kota ini semakin eksis sebagai salah satu kota tersibuk di Provinsi Lampung.

Pendidikan dan Prestasi

Di bidang pendidikan, Kabupaten Pringsewu memiliki sebanyak 275 SD/Madrasah Ibtidaiyah Negeri dan 39 Swasta, 22 SMP Negeri, 32 SMP Swasta, 9 SMA/SMK Negeri, 27 SMA/SMK Swasta dan 7 Perguruan Tinggi Swasta seperti STIKES Muhammadiyah Pringsewu, Akademi Teknologi Pringsewu, STIE Muhammadiyah Pringsewu, STKIP Muhammadiyah Pringsewu, STIKES Aisyah Pringsewu, AKBID Alifa Pringsewu, dan STMIK Pringsewu.

Dalam bidang pendidikan juga, pelajar dari Kabupaten Pringsewu banyak yang mempunyai prestasi yang luar biasa dan telah mengharumkan tidak hanya untuk Kabupaten Pringsewu namun juga untuk Provinsi Lampung, dan bahkan membawa harum nama Indonesia di tingkat dunia, seperti Irfan Haris seorang pelajar dari SMA Negeri 1 Pringsewu yang telah berhasil meraih menjadi juara pada Olimpiade Sains Bidang Biologi di Jepang dan Korea Selatan dua kali berturut-turut.

Dalam bidang olahraga, tak bisa dipungkiri, bahwa prestasi yang diraih oleh putra-putri terbaik dari Kabupaten Pringsewu sangat membanggakan dan mengharumkan, tidak hanya untuk Kabupaten Pringsewu ataupun Provinsi Lampung, namun juga bagi Bangsa Indonesia.

Siapapun pasti akan mengenal sosok Imron Rosyadi dengan Padepokan Gajah Lampung sebagai pusat pelatihan angkat besi dan berat yang namanya bahkan terkenal hingga di seluruh dunia. Dari tangan Imron Rosyadi, banyak dilahirkan lifter-lifter dunia ternama asal Indonesia.

Lisa Rumbewes, salah satu lifter dunia yang berhasil memperoleh medali emas pada olimpiade beberapa tahun lalu juga tercatat sebagai salah satu lifter yang pernah mengenyam pelatihan di Padepokan Gajah Lampung Pringsewu. Disamping Angkat Besi dan Angkat Berat, masih banyak atlet-atlet dari Kabupaten Pringsewu yang memiliki prestasi yang cukup handal, diantaranya dari Cabang Bulu Tangkis, Karateka, Tenis Meja dan juga Cabang Olah Raga Sepak Bola.

Pelayanan Kesehatan

Di bidang pelayanan Kesehatan, di Kabupaten Pringsewu telah terdapat Rumah Sakit Umum Daerah Pringsewu, Rumah Sakit Swasta, Puskesmas, dan Puskesmas Pembantu yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Pringsewu, serta terdapat pula Balai pengobatan serta Fasilitas Kesehatan milik swasta lainnya.

Pusat Perbelanjaan

Guna melayani kebutuhan warga, di pusat kota Pringsewu sendiri terdapat 4 buah pasar tradisional yakni Pusat Perbelanjaan Pringsewu, Pasar Sarinongko, Pasar Baru Pringsewu, dan Pasar Pagi yang siap melayani masyarakat Pringsewu dan sekitarnya. Selain itu terdapat pula pasar kecamatan yang berada di setiap ibukota kecamatan serta pasar desa. Bahkan, telah ada satu pusat perbelanjaan modern yaitu Chandra Department Store Pringsewu yang diresmikan mantan Pejabat Bupati Pringsewu Sudarno Eddi pada tanggal 11 November 2011.

Potensi Tanaman Pangan Hortikultura

Luas tanaman pangan hortikultura 36.849 Ha
terdiri dari:

Padi 20.616 Ha.
Jagung 7.993 Ha
Kedele 66 Ha
Sayur-sayuran 1.634 Ha
Buah-buahan 6.540 Ha

Potensi Tanaman Perkebunan

Luas Perkebunan di Kabupaten Pringsewu 23.529,75 ha, dengan 5 komoditi utama terdiri dari:

Komoditi Kopi 5.948.50 Ha
Komoditi Kakao 6.540,50 Ha
Komoditi kelapa Dalam 9.219,25 Ha
Komoditi Kelapa Sawit 458,25 Ha
Komoditi Karet 90,5 Ha

Luas Potensi Perikanan di Kabupaten Pringsewu 830,56 Ha; baru dimanfaatkan 397,66 Ha terdiri dari:

Komoditi Ikan Mas 167,50 Ha
Komoditi Ikan Lele 123,75 Ha
Komoditi Ikan Gurame 38,50 Ha
Komoditi Ikan Nila 48,50 Ha
Komoditi Ikan Patin 19,41 Ha

Potensi Peternakan

Komoditi Sapi Potong 8.991 ekor
Komoditi Kerbau 2.218 ekor
Komoditi Kambing 57.241 ekor
Komoditi Domba 8.054 ekor
Komoditi Ayam Buras 232.368 ekor
Komoditi Ayam Petelur 76.637 ekor
Komoditi Ayam Pedaging 1.086.570 ekor
Komoditi Itik 35.824 ekor

Peluang Pengembangan Kabupaten Pringsewu

Bidang Perdagangan

Bisnis Retail (perdagangan sembako, outlet, minimarket, supermarket, dept. store, retail waralaba : Indomaret, Alfa Mart dsb.)

Perdagangan Hasil Bumi

Distribusi Sarana Produksi Pertanian/Perikanan/ Peternakan (Saprotan/Saprokan/Sapronak : Pupuk, obat2an, pakan ikan/ternak)

Bidang Industri 
Industri Kecil Pangan (makanan ringan)

Kerajinan Tradisional, Industri Kreatif dan penunjang industri lainnya

Geliat dan potensi perekonomian di Kabupaten Pringsewu memang sangat besar dan menjanjikan. Hal tersebut di antaranya ditandai dengan meningkatnya jumlah lembaga perbankan. Baik lembaga bank milik pemerintah maupun swasta di daerah berpenduduk 368.318 jiwa yang mendiami wilayah seluas 625 kilometer persegi tersebut.

Hingga saat ini, jumlah lembaga perbankan yang beroperasi di kota Pringsewu mencapai 16 bank. Belum termasuk beberapa bank yang berada di setiap ibukota kecamatan. Ini membuktikan bahwa Pringsewu merupakan daerah dengan perputaran uang yang sedemikian tinggi di Provinsi Lampung, setelah Kota Bandarlampung sebagai ibukota Provinsi Lampung.

Salah satu lembaga bank yang telah membuktikan betapa potensi ekonomi di Pringsewu sedemikian besar, yakni Bank Muamalat Cabang Pringsewu yang berada di Jalan Ahmad Yani, Pringsewu Timur.

Saat jajaran Bank Muamalat melakukan audiensi dengan Penjabat (Pj.) Bupati Kabupaten Pringsewu H. Sudarno Eddi dan Sekretaris Daerah Drs. H. Idrus Effendi di Kantor Bupati Pringsewu, Senin (31/1) terungkap bahwa dalam kurun waktu 3 bulan beroperasi di Pringsewu, Bank Muamalat yang merupakan bank syariah, telah mampu meraup dana dari nasabah Pringsewu kurang lebih sebesar Rp9 miliar.

Ini bisa menjadi ukuran, meskipun bank tersebut bersaing dengan belasan bank lain di Pringsewu, namun bisa menghimpun dana masyarakat yang sedemikian besar. Bahkan mengingat potensi Pringsewu yang sedemikian besar, kedepan, Bank Muamalat berencana akan melakukan ekspansi lagi di wilayah Kabupaten Pringsewu lainnya, selain di pusat Kota Pringsewu. Dengan membuka kantor di kecamatan yang potensi ekonominya cukup tinggi, di antaranya di Kecamatan Gadingrejo dan Kecamatan Sukoharjo.